Politeknik Nasional kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang penelitian dan pengembangan. Pada tahun 2026, dua dosen terbaik berhasil meraih Program Pendanaan Riset dan Pengembangan yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.
Adapun dosen penerima pendanaan tersebut adalah:
Bapak I Wayan Gede Narayana, S.Kom., M.Kom. dengan judul penelitian: “Rancang Bangun Sistem Smart Edu-Tourism: Penilaian Kesiapan Desa Wisata Berkelanjutan Menggunakan Algoritma Fuzzy Tsukamoto Berbasis Web”. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem berbasis web yang mampu menilai tingkat kesiapan desa wisata dalam menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. Dengan memanfaatkan algoritma Fuzzy Tsukamoto, sistem ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi berbasis data yang akurat dalam mendukung pengembangan desa wisata yang lebih terstruktur, adaptif, dan berdaya saing. Dan Bapak Made Adi Surya Antara, S.T., M.T. dengan judul penelitian: “Sistem Monitoring Energi pada Subak Melalui Integrasi Sensor Arus untuk Infrastruktur Pertanian Modern dengan Pendekatan Budaya Tri Angga Tri Mandala”. Penelitian ini mengintegrasikan teknologi sensor arus dalam sistem monitoring energi pada subak sebagai bagian dari modernisasi infrastruktur pertanian. Menariknya, pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal melalui konsep Tri Angga dan Tri Mandala, sehingga tercipta keseimbangan antara inovasi teknologi dan budaya tradisional Bali.
Direktur Politeknik Nasional menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendorong dosen untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. “Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Politeknik Nasional tidak hanya berfokus pada pendidikan vokasi, tetapi juga aktif dalam menghasilkan riset yang relevan, aplikatif, dan berdampak langsung bagi pembangunan berkelanjutan.”
Dengan diraihnya pendanaan ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor pariwisata dan pertanian berbasis teknologi, sekaligus memperkuat peran Politeknik Nasional sebagai institusi pendidikan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
https://shorturl.fm/jJ2DQ